Banner
Translate
Edisi No 08 Vol XXXV - 2009 - Artikel Penelitian

Faktor Risiko Kejadian Pneumonia pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Mattirobulu, Kabupaten Pinrang

MISBA, BURAERAH. H. ABD. HAKIM, RASDI NAWI

Konsentrasi epidemiologi Program Pascasarjana Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin

Abstract

Pneumonia is an acute infection of the lung tissue and sudden inflammation of the lung, with attack to children under five years old and the incidence is mostly caused by various factors. Aim: was to discover the risk factor related to the incidence of pneumonia in children under five years at the Mattirobulu Public Health centre in Pinrang regency in 2007. Method: the design of this research was case control study. The number of samples was 160 children under five years consisted of 80 cases and 80 controls. The data were analyzed by using cross tabulation, odds ratio, and multiple linier logistic regression. Result: of the study indicate that age (OR: 5.502), low body weight at birth (OR: 5.112), immunization status (OR: 5.363), density of un mate (OR:2.756), smoking habit (OR:10.867), and mother’s knowledge (OR: 8.131), are risk factors in the incidence of pneumonia. The most dominant risk factor affecting the incidence of pneumonia: is smoking (OR: 6.600). Therefore, is recommended that the health workers provide intensive on the importance of immunization and not smoking near children under five years and the risk to suffer from pneumonia.

Key words: Pneumonia, risk factor

Abstrak

Pneumonia adalah infeksi akut pada jaringan paru dan meradang secara mendadak. Kebanyakan menyerang anak di bawah umur 5 tahun dan kejadiannya dipengaruhi oleh berbagai macam faktor. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi beberapa faktor risiko terhadap kejadian pneumonia pada anak balita di wilayah kerja Puskesmas Mattirobulu Pinrang, 2007. Penelitian ini menggunakan desain kasus kontrol dengan populasi semua balita yang berobat di Puskesmas Mattirobulu Pinrang 2007. Besar sampel 160 responden, terdiri dari 80 kasus dan 80 kontrol. Hasil penelitian: besarnya risiko untuk masing-masing faktor risiko adalah umur (OR: 5,502); BBL (OR: 5,112); status imunisasi (OR: 5,363), kepadatan penghuni rumah (OR: 2,756); kebiasaan merokok (OR: 10,867); dan pengetahuan ibu (OR: 8,131). Semuanya adalah faktor risiko terhadap kejadian pneumonia pada balita. Prediktor utama terhadap kejadian pneumonia adalah status merokok. Disarankan agar petugas kesehatan memberikan informasi secara intensif dan lengkap kepada masyarakat, khususnya ibu balita tentang pentingnya imunisasi dan paparan asap rokok pada balita serta risiko untuk terkena pneumonia.

Kata kunci: Penumonia, faktor risiko

(Misba dkk., Medika 2009, Tahun ke XXXV, No. 8, p. 516-519)

Artikel lengkap khusus PELANGGAN, silahkan Login di BERANDA.
 
Telusur
Login



*Khusus untuk pelanggan
Jurnal Medika edisi cetak.
Pengunjung Online
Kami punya 66 tamu online
Statistik Pengunjung
90187
Hari IniHari Ini91
Minggu IniMinggu Ini306
Bulan IniBulan Ini3919
TotalTotal90187
Banner