Banner
Translate
Edisi No 07 Vol XXXV - 2009 - Artikel Konsep

Tes Penapisan Fungsi Kognitif pada Pelayanan Kesehatan Primer di Indonesia

YUDA TURANA*, ADRE MAYZA**, JOFIZAL JANNIS**

*Pusat Penelitian Kesehatan Atma Jaya, Tim Pokja P3IK DepKes RI

**Pusat Pemeliharaan Peningkatan dan Penanggulangan Intelegensia Kesehatan DepKes RI

Pendahuluan

Fungsi kognitif merupakan aktivitas mental secara sadar seperti berpikir, meng­ing­at, belajar, dan menggunakan bahasa. Fungsi kognitif juga merupakan kemam­puan atensi, memori, pertimbangan, pemecahan masalah, serta kemampuan ekseku­tif seperti merencanakan, menilai, mengawasi, dan melakukan evaluasi.

Berdasarkan prediksi, Indonesia akan men­jadi negara dengan kecepatan per­tum­buh­an lansia tertinggi di dunia, yaitu meng­alami perubahan sebesar 414% dalam kurun waktu 1990 – 2020. Hal ini diiringi pula denga­n meningkatnya usia harapan hidup dari 66,7 tahun menjadi 70,5 tahun.1 Dengan me­ningkatnya usia lanjut di populasi, diper­kirak­an gangguan fungsi kognitif dan penya­kit demensia akan menjadi penyakit yang umum ditemui pada pelayanan kesehatan primer.

Dokter umum dan petugas kesehatan di tingkat pelayanan primer meme­gang pe­ran­an penting dan mempunyai kesempatan sangat besar untuk mendeteksi secara dini, karena awal keluhan yang menyangkut demen­sia akan menjadi lebih sering ditemui pada pelayanan kesehatan primer dan kesemp­atan dokter umum untuk kontak yang sering dengan pasien maupun keluargan­ya.2-12

Saat ini, deteksi dini demensia menjadi sema­kin penting. Semakin dini dideteksi, semakin besar kemungkinan terapi menjadi lebih efektif, seperti intervensi sosial, tata laksan­a pada keadaan premorbid, dan penggunaan obat-obatan untuk demensia.2,8,9 Selain itu, dapat pula dilakukan beberapa program pada tingkat pelayanan primer, seperti: (1) Promosi kesehatan dan membantu masyarakat untuk perawatan diri mereka sendiri secara lebih efektif; (2) Mengenali gejal­a dini demensia; (3) Memformulasikan rencana perawatan dan pendukung terhadap perawatan di keluarga; (4) Merujuk ke pelayanan spesialis sebagaimana mestinya.

Artikel lengkap khusus PELANGGAN, silahkan Login di BERANDA.
 
Telusur
Login



*Khusus untuk pelanggan
Jurnal Medika edisi cetak.
Pengunjung Online
Kami punya 70 tamu online
Statistik Pengunjung
90183
Hari IniHari Ini87
Minggu IniMinggu Ini302
Bulan IniBulan Ini3915
TotalTotal90183
Banner