| Edisi No 01 Vol XXXVIII - 2012 - Saripati |
Pengambilan Spesimen Vagina Mandiri untuk Pengujian Human Papillomavirus dalam Pencegahan Kanker Serviks (MARCH):Uji Coba Terkontrol Teracak Berbasis Komunitas
The Lancet, Early Online Publication, 2 November 2011; doi:10.1016/S0140-6736(11)61522-5, Ponce EL, Lorincz AT, Valdez AC, dkk.
Pengambilan sampel vagina mandiri untuk pengujian DNA human papillomavirus (HPV) dapat meningkatkan angka partisipasi skrining. Dalam seting berbasis klinik, tes HPV vagina paling tidak sesensitif sitologi untuk mendeteksi cervical intraepithelial neoplasia (CIN) stadium 2 atau lebih buruk. Namun, efektivitas di seting rumah belum diketahui. Oleh karena itu, dillakukan penelitian ini dengan tujuan mengembangkan sensitivitas relatif dan nilai prediktif positif untuk skrining HPV atas sampel vaginal yang dikumpulkan sendiri di rumah dibandingkan dengan sitologi servikal berbasis klinik. Peneliti melakukan uji coba kesetaraan acak berbasis komunitas pada wanita Meksiko yang berasal dari status sosial-ekonomi rendah berusia 25–65 tahun. Partisipan berasal dari 540 komunitas yang kurang terlayani secara medis, terutama di komunitas pedesaan di Morelos, Guerero, dan negara bagian Meksiko. Tolok ukur primer penelitian ini adalah CIN2 atau lebih buruk, yang dideteksi dengan kolposkopi. Peneliti menggunakan pengacakan urutan menggunakan komputer untuk secara acak mengalokasikan pasien pada skrining HPV atau sitologi servikal. Delapan komunitas perawat yang tidak mengetahui alokasi pasien menerima daftar harian yang berisi nama dan alamat, serta melakukan tugas kunjungan ke rumah. Peneliti merujuk wanita yang hasil skriningnya positif, baik dari tes maupun kolposkopi. Peneliti melakukan analisis per-protokol dan intention-to-screen.






