| Edisi No 08 Vol XXXVII - 2011 - Saripati |
Kolonisasi dan Infeksi Staphylococcus aureus di antara Pengguna Obat-obatan Terlarang: Identifikasi Jaringan Tersembunyi
Am. J Public Health. 2011; 101(7):1268-76: Gwizdala RA, Miller M, Bhat M, dkk.
Peneliti mengombinasikan analisis jaringan sosial dan epidemiologi molekular untuk menyelidiki Staphylococcus aureus di antara pengguna obat. Sejak 2003 sampai 2005, peneliti merekrut pengguna obat-obatan terlarang dewasa di Brooklyn, New York. Dari 501 individu yang direkrut, 485 berpartisipasi. Peserta diskrining untuk infeksi HIV dan pembawaan S. aureus, dan mereka menjawab kuesioner yang menilai faktor risiko S. aureus. Peserta diminta untuk menunjuk sampai 10 anggota jaringan sosial mereka, dan mereka diundang untuk merekrut orang yang ditunjuk untuk berpartisipasi. Peneliti mengidentifikasi 89 jaringan sosiosentrik berisiko, ada 1 yang menampung 327 (67%) anggota. Sepertiga dari peserta terkolonisasi (20%) atau terinfeksi (19%) S. aureus. Keseluruhan kesamaan strain luar biasa tinggi. Hal ini menunjukkan penyebaran di dalam dan di seluruh jaringan. Pada analisis multivariat, 7 variabel yang terkait sehat dan terkait pengguna obat tetap independen terkait infeksi. Selain itu, 27% nominasi bukan pengguna obat-obatan terlarang. Peneliti menyimpulkan bahwa mereka menemukan jaringan tersembunyi yang besar dan terkait di antara peserta, tanpa terlihat pengelompokan strain yang terkait erat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa segera setelah patogen diperkenalkan pada jaringan sosiosentrik pengguna obat-obatan terlarang aktif, timbullah reservoar S. aureus yang mempunyai hubungan yang signifikan pada populasi umum. ♦






