Banner
Translate
Edisi No 08 Vol XXXVII - 2011 - Saripati

Penyebab Mortalitas Spesifik, Kedudukan Sosial, dan Obesitas di antara Wanita yang Tidak Pernah Merokok: Studi Kohort 28 Tahun

BMJ. 2011; 342:d3785: Hart CL, Gruer L, Watt GC

 

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara penyebab kematian, kedudukan sosial, dan obesitas pada wanita yang tidak pernah merokok. Penelitian yang dilakukan di Renfrew dan Paisley, Skotlandia, ini didesain secara kohort prospektif. Sejumlah 8.353 wanita dan 7.049 pria berusi­a 45-64 tahun direkrut ke Renfrew dan Paisley Studi pada 1972-1976. Dari jumla­h ini, 3.613 wanita tidak pernah merokok dan menjadi fokus studi ini. Mereka dikategorikan dengan kelas pekerjaan (I dan II, III non-manual, III manual, dan IV dan V) dan kelompok indeks massa tubuh (normal, gemuk, obesitas sedang, dan obesita­s berat). Selama 28 tahun berikutnya, diukur hasil utama, yaitu pada seluruh penyebab kematian dan kematian spesifik berdasarkan golongan pekerjaan dan indeks massa tubuh, menggunakan model hazard perbandingan Cox tersesuaikan untuk usia dan pembaur lain. Wanita pada golongan perkerjaan yang lebih rendah yang tidak perna­h merokok rata-rata fungsi paru lebih pendek dan lebih buruk dan tekanan darah sistoliknya lebih tinggi dibandingkan dengan wanita pada kelas pekerjaan yang lebih tingg­i. Keseluruhan 43% (n=1555) wanita termasuk kategori gemuk, 14% (n=515) obesitas sedang, dan 5% (n=194) obesitas berat. Angka obesitas lebih tinggi pada kelas pekerjaan yang lebih rendah dan jauh lebih tinggi pada keseluruhan kelas dibanding­kan dengan perokok pada kohort penuh. Separuh dari keseluruhan wanita 51% (n=916) meninggal dunia karena penyakit kardiovaskular dan 27% (n=487) karena kanker.

Sehubungan dengan pekerjaan kelas I dan II, seluruh angka penyebab kematian lebih dari tiga kali lebih tinggi pekerjaan kela­s III manual (angka relatif 1,35; 95% confidence interval 1,16 sampai 1,57) serta IV dan V (1,34; 1,17 sampai 1,15) dan se­bagia­n besar dijelaskan dengan perbedaan obesitas, tekanan darah sistolik, dan fungsi paru. Gradien atas yang sama juga terlihat pada penyakit kardiovaskular dan penyakit pernapasan, namun tidak untuk kanker. Angka kematian tertinggi pada wanita obesitas berat pada kelas pekerjaan terendah. Peneliti menyimpulkan bahwa wanita yang tidak pernah merokok dan tidak obesitas memiliki angka kematian yang lebih rendah, tanpa memerhatikan kedudukan sosial me­reka. Ketika obesitas secara sosial terpola sebag­aimana digambarkan dalam kohort ini, hal ini mungkin berkontribusi pada ke­tidaksam­aan kesehatan dan memberikan tekanan pada pelayanan kesehatan dan sosial yang melayani populasi yang kurang beruntung.

 
Banner