Banner
Translate
Edisi No 12 Vol XXXVI - 2010 - Saripati

Kebiasaan Merokok dan Adenokarsinoma esophagus dan Sambungan Esofagogastrik: Kumpulan Analisis dari Konsorsium Internasional BEACON

Cook MB, Kamangar F, Whiteman DC, dkk.

Journal of the National Cancer Institute 2010;102(17):1344-1353.

 

Studi terdahulu yang menunjukkan hu­bungan antara merokok dan adenokarsi­no­ma esofagus dan sambungan esofago­gastrik terbatas kemampuanya dalam menilai perbedaan pada sisi tumor, jenis kelamin, dosis respons, dan durasi penghentian morokok sigaret. Peneliti menggunakan data primer dari 10 kasus berbasis populasi-studi kontrol dan dua studi kohort dari konsorsium Barrett’s Esophagus and Esophageal Adenocarcinoma. Analisis dibatasi pada pria dan wanita kulit putih non-Hispanik. Pasien diklasifikasi sebagai memiliki adenokarsi­nom­a esofagus (n=1540), adenokarsinoma sambungan asofagogastrik (n=1450), atau kombinasi keduanya (keseluruhan adenokarsinoma; n = 2990). Subjek kontrol (n=9453) berbasis pada populasi. Hubungan antara pak-tahun merokok sigaret dan risiko adenokarsinoma dinilai, dan juga potensi modifikasi berdasarkan jenis kelamin dan durasi berhenti merokok. Perkiraan spesifik odds ratios (ORs) menggunakan model regre­si logistik multivariabel, disesuaikan dengan usia, jenis kelamin, indeks massa tubuh, pendidikan, dan gastroesofageal refluks, yang dikumpulkan menggunakan metodologi meta-analsis untuk mendapat­kan simpulan rasio odds. Semua uji statistik dilakukan dua sisi. Simpulan rasio odds menu­njukkan hubungan yang kuat antara merokok dan adenokarsinoma esofagus (OR = 1,96; 95% confidence interval [CI] = 1,64—2,34), adenokarsinoma sambungan asofagogastrik (OR = 2,18; 95% CI = 1,84 –2, 58), adenokarsinoma keseluruhan(OR = 2,08; 95% CI = 1,83—2,37). Sebagai tam­ba­han, terdapat hubungan dosis-respons yang erat antara mesrokok sigaret pak-tahun dan setiap outcome (P < ,001). Dibandingkan dengan orang yang masih merokok, penghentian merokok yang lebih lama berhubungan dengan penurunan risiko keseluruhan adenokarsinoma setelah di­sesua­ikan untuk pak-tahun (<10 tahun pengehntian merokok ; OR = 0,82; 95% CI = 0,60—1,13; dan  ³10 tahun penghentian morok: OR = 0,71; 95% CI = 0,56—0,89). Disimpulkan bahwa rasio odds terkait spesifi­k jenis kelamin adalah sama. Merokok berhubungan dengan peningkatan risiko adenokarsinoma esofagus dan sambungan esofagogastrik pada wanita dan pria kulit putih. Penghentian merokok menurunkan resiko itu dibandingkan dengan orang yang masih merokok.

 

 
Banner