| Edisi No 12 Vol XXXVI - 2010 - Dari Redaksi |
Akhir Tahun, Saat yang Tepat untuk Melakukan Evaluasi
Waktu seakan berlalu begitu cepat hingga tak terasa kita sudah berada di penghujung tahun 2010. Memasuki akhir tahun, orang-orang mulai sibuk dengan berbagai rencana untuk merayakan pergantian tahun. Beberapa orang mungkin memilih berlibur ke luar negeri, sementara yang lain mungkin menyiapkan acara spesial menyambut saat yang tak terlupakan itu.
Di balik semua perayaan tersebut sebenarnya ada kegiatan lain yang lebih bernilai positif. Introspeksi diri dan evaluasi. Ketika melakukan introspeksi, kita seakan membaca kembali semua perbuatan yang telah dilakukan. Apakah perbuatan yang kita lakukan tahun lalu sudah sesuai kaidah ajaran agama atau malah semakin menjauh dari aturan yang telah digariskan. Dalam hal ini, hanya Yang Maha Kuasa dan kita sendiri yang dapat mengetahui semua perbuatan yang telah dilakukan. Bila menurut penilaian kita perbuatan yang dilakukan tahun lalu masih banyak yang melenceng maka tahun depan menjadi ajang untuk memperbaiki diri. Sebaliknya, bila perbuatan yang kita lakukan sudah sesuai jalur, maka tahun depan harus ada peningkatan dan harus lebih baik lagi.Seorang penulis bahkan menyatakan bahwa di dalam hidup ini terdapat dua periode waktu, yakni masa lalu dan masa depan. Menurutnya, masa kini hanyalah sebuah momen pendek yang segera berlalu. Oleh karena itu, kita harus memilih apakah kita ingin memfokuskan perhatian pada apa yang telah terjadi – sesuatu yang tidak dapat diubah. Atau pada masa depan dengan segala kemungkinan dan pada keadaan-keadaan yang ada di dalamnya. Kita memiliki kendali untuk mengubahnya.
Demikian juga dengan kinerja yang telah dilakukan selama kurun waktu satu tahun. Kita sendiri yang dapat menilai atau mengevaluasi prestasi kerja yang telah kita raih selama satu tahun. Meski prestasi kerja biasanya juga dinilai oleh instansi tempat kita bekerja dan mendapatkan reward atau punishment tertentu, tapi dalam proses menghasilkan prestasi, hanya kita yang tahu. Terkadang untuk sampai pada prestasi tertentu seseorang berlaku curang, menekan orang lain, menyikut bawahan atau rekan, dan sebagainya. Perilaku negatif ini ada baiknya disesali dan tidak diulangi pada masa yang akan datang. Dengan perilaku yang terpelihara dan prestasi yang bersih, secara psikologis kita akan lebih tenang sehingga dapat bekerja dengan baik. Berkaitan dengan tahun 2010 yang segera berakhir, kami seluruh Direksi dan Karyawan PT. Grafiti Medika Pers mengucapkan Selamat Tahun Baru 2011 dan kami juga mengucapkan Selamat Hari Natal 2010 bagi pembaca yang merayakan. Redaksi.







