PRIVILEGE CARD™ Medika

1.Member PCM dibuat sebagai bentuk apresiasi pengabdian untuk tenaga medis di seluruh Indonesia. 2. Sebagai bentuk mobilitas tinggi yang diberikan oleh PT Medika Media Mandiri untuk semua tenaga medis di seluruh Indonesia. 3. Memfasilitasi pendukung dalam pemenuhan kebutuhan resertifikasi tenaga medis di seluruh Indonesia.

Edisi April 2016

Segera berlangganan dan dapatkan keuntungan menarik lainnya!
camera slider joomla

dr. Spesialis Obsteri dan Ginekologi/ konsultan, PPDS Obsteri Ginekologi, dr. umum, bidan, serta perawat, dari seluruh Indonesia mengikuti pertemuan ilmiah bertema “Vaginal Surgery for Better Quality of Life. Acara dibuka dengan kata sambutan dari Ketua Panitia PIT V HUGI, Hari Paraton, dr, SpOG(K.), dilanjut­kan sambutan dari Ketua Umum PB Hugi Budi Iman Santoso, dr, SpOG(K.), dan sambutan dari Ketua Umum PB POGI dr. Nurdadi Saleh, SpOG.

Acara 2 tahunan sekali ini telah dimulai sehari sebelumnya dengan menggelar 3 workshop di RSUD Dr. Soetomo. Sekitar 218 peserta hadir dalam workshop tersebut, melebihi perkiraan panita yang hanya menargetkan 150 peserta untuk Sesi Bedah (live operation), Sesi Video, dan seminar. Sementara, simposium di Hotel JW Marriot, Surabaya, menghadirkan 30 pembicara, 2 di antaranya berasal dari luar negeri, yaitu Lo, Tsia-Shu (Taiwan) dan Roy Ng (Singapura), yang berbagi pengetahuan serta keterampilan dalam 57 topik. Turut berpartisipasi pula dokter ahli dari divisi/departemen lain, yaitu dari Bedah Plastik, Mikrobiologi, dan Psikiatri.

14.06-KEG1-GBR1

dr. Budi pada sambutan kedua mengingatkan pentingnya pedoman dasar dan landasan Himpunan Uroginekologi Indo­nesia. Kesehatan merupakan unsur pertama kesejahteraan keluarga dan masyarakat dalam upaya mencapai masyarakat yang adil dan makmur ber­da­sarkan Pancasila dan UUD 1945. Bahwa masalah disfungsi dasar panggul mempunyai ciri dan masalah yang khusus yang me­merlukan perhatian dan pemeriksaan secara multidisiplin, serta peningkatan kualitas hidup merupakan bagian dari pemeliharaan kesehatan yang merupakan hak dan kewajiban setiap warga. “Dengan demikian, apabila kita selalu berpegang pada pedoman dasar ini, saya ber­harap Himpunan Uroginekologi Indonesia dapat selalu dan terus memberikan sumbangan demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia,” tegas dr. Iman. Beliau juga menyoroti soal kualitas pelayanan kesehatan yang sering dikeluhkan masya­ra­kat merupakan fenomena kece­nderungan dari kurangnya hati nurani seorang dokter dalam memberikan pelayanan kesehatan. Dr. Iman juga memberikan dukungannya terhadap program BPJS dengan memberi­kan masukan demi peningkatan pelayanan kesehatan, khususnya di bidang Uroginekologi.
Selanjutnya, dr. Nurdadi, me­nyoroti usia HUGI yang paling muda di jajaran Him­punan Obsteri dan Ginekologi, namun prestasi yang telah dicap­ai HUGI patut diapresiasi. Apa dasarnya? “Pertama, dari tahun ke tahun, program pendidikan subspesialis Urogine­kologi berjalan makin baik. Kedua, distribusi subspesialis Uroginekologi hampir ada di seluruh ibukota provinsi se­hingg­a mendorong pelayanan kesehat­an. Tidak hanya itu, HUGI juga mampu menyelenggarakan event berskala internasional, seperti IUGA Regional Symposium di Bali tahun 2013 lalu,” tutur dr. Nurdadi. Beliau juga mengungkapkan prestasi HUGI yang lain, yaitu keberhasilan membuat program Pedoman Nasional Penanganan Kedok­teran (PNPK) Kelainan Dasar Panggul. Menurutnya, selama 20 tahun berdiri, POGI baru memiliki 1 PNPK yang sudah diresmikan. Karena itu, POGI akan mengajukan 11 PNPK ditam­bah 1 PNPK dari HUGI untu­k disahkan pemerintah. Dalam akhir sambutannya, dr. Nurdadi menyinggung tentang tema PIT HUGI tahun 2014 yang sesuai dengan peran ilmu Uroginekologi. Menurutnya, Uroginekologi tidak berbicara tentang mati dan hidup, namun tentang memperhatikan dan meningkatkan kualitas hidup atau for better quality of life. (Dian A.)


Translate

English French German Italian Portuguese Russian Spanish