Banner
Translate
Edisi No 12 Vol XXXV - 2009 - Kegiatan

Meningkatkan Kekentalan dan Elastisitas Cairan Sendi dengan Asam Hialuronat

0912-190Dekade tulang dan sendi yang dicanangkan WHO akan segera berakhir tahun depan. Namun, permasalahan tulang dan sendi seolah tak mau berakhir. Bahkan, seiring peningkatan berbagai penyakit degeneratif, insidensnya bertambah juga. Osteoporosis merupakan salah satu penyakit tulang yang paling populer di seluruh dunia, khususnya untuk masyarakat Indonesia. 

Dalam rangka meng-update pengetahuan di bidang osteoporosis, Perhimpunan Osteoporosis Indonesia mengadakan pertemuan ilmiah tahunan (PIT) yang ketiga di Hotel Novotel Mangga Dua pada 23-24 Oktober 2009. Pemilihan tanggal ini juga sepertinya tidak sembarangan. Pada tang-gal itu, klinisi dan masyarakat internasional masih memperingati hari osteoporosis dunia yang jatuh pada 20 Oktober.

Pertemuan yang dihadiri klinisi dan sejumlah pakar osteoporosis dari bidang bedah ortopedi, reumatologi dan endokrinologi (penyakit dalam), obstetri-ginekologi, rehabilitasi medik, kedokteran olah raga, gizi klinik, serta farmakologi klinik itu berlangsung meriah. Banyak topik terbaru di bidang diagnosis dan penatalaksanaan osteoporosis yang diulas di sini. Selain itu, pertemuan ilmiah kali ini juga menghadirkan pembicara dari luar negeri.

Selain osteoporosis, masalah tulang dan sendi yang juga mengancam kualitas hidup masyarakat, khususnya go-longan usia dewasa dan lanjut usia, adalah osteoarthritis (disingkat OA). Sebagian besar penderita yang datang ke poliklinik reumatologi adalah pasien OA. Pada penderita OA, asam hialuronat yang berperan sebagai lubrikator dan bantalan sendi berkurang. Akibatnya, sendi menjadi kaku dan nyeri bila digerakkan. Pemberian asam hialuronat eksogen bertujuan meningkatkan kekentalan dan elastisitas cairan sendi.

Dewasa ini, asam hialuronat dapat diberikan dengan mudah kepada para pasien OA dengan teknik injeksi. Kalbe Farma, salah satu perusahaan farmasi yang berpartisipasi dalam PIT Perhimpunan Osteoporosis Indonesia, merupakan produsen asam hialuronat injeksi yang sangat terkenal dengan produknya Durolane®.

Asam hialuronat yang terkandung di dalam produk tersebut merupakan asam hialuronat yang berasal dari tubuh manusia, bukan hewan. Senyawanya sangat stabil sehingga tidak mudah rusak oleh perusakan suhu dan kondisi lingkungan lainnya. Indikasi injeksi asam hialuronat adalah OA lutut dan panggul derajat ringan dan sedang. Pasien-pasien OA boleh diberikan injeksi hialuronat ini, kecuali pasien yang juga mengalami infeksi pada sendi bersangkutan dan memiliki riwayat hipersensitif terhadap asam hialuronat.

Efek samping yang biasa dialami adalah nyeri atau bengkak sementara pada sendi yang disuntik. Namun, fluktuasi gejala yang ditemukan tidak dapat dibedakan dengan rasa sakit yang diakibatkan oleh gejala OA-nya. Efek samping yang jarang ini juga tergantung pada keahlian dokter yang melakukan penyuntikan. Penyuntikan asam hialuronat hanya boleh dilakukan oleh dokter yang berkompeten melakukan penyuntikan intra-artikular. Tentu saja sebelum penyuntikan perlu dilakukan tindakan asepsis antisepsis menggunakan kapas alkohol.

Dosis penyuntikan yang direkomendasikan adalah 3 ml untuk setiap sendi yang mengalami OA (lutut atau panggul). Sediaan merupakan dosis tung-gal yang sebaiknya disuntik satu kali untuk setiap siklus penatalaksanaan (3-6 bulan). Secara evidence based medicine, injeksi hialuronat memang memberi perbaikan terhadap viskositas cairan sendi, yang akan mengurangi inflamasi dan menurunkan intensitas serta frekuensi nyeri sendi OA.

Salah satu penelitian klinik skala besar yang dapat menjadi referensi adalah hasil studi dari Akermark et al., yang dipublikasikan dalam jurnal Clinical Drug Investigation 2002. Dalam studinya, Akermark mendapatkan perbaikan rasa nyeri pada subjek yang mendapat injeksi asam hialuronat pada pemberian pertama dan kedua. Selain itu, Akermark juga mendapatkan penurunan kekakuan lutut setelah 3 bulan penyuntikan hialuronat yang pertama kali. Terakhir, ia juga menemukan bahwa 80% pasien mengaku puas dengan terapi menggunakan Durolane®. Hal itu terjadi setelah penyuntikan yang pertama kali. Ini berarti, ada peningkatan kualitas hidup pasien. (aswin)
 
Banner