Banner
Translate
Edisi No 12 Vol XXXV - 2009 - Kegiatan

Soy Germ (Daidzein 50-70%), Isoflavone Generasi Baru yang Efektif dan Aman untuk Mengatasi Osteoporosis dan Menopause

0912-183Penelitian bahan makanan yang menjadi fitofarmaka memang sedang gencar-gencarnya dilaksanakan di berbagai pusat studi dan penelitian seluruh dunia. Salah satu bahan makanan yang sangat menarik dekade terakhir ini adalah kedelai. Melalui berbagai penelitian diketahui bahwa Soy Germ (Daidzein 50-70%) mengandung Isoflavone yang bermanfaat bagi pencegahan osteoporosis dan mengatasi gejalagejala menopause. Informasi inilah yang disampaikan oleh Marian Verbruggen, PhD, dari Frutarom Netherlands, Belanda pada Pertemuan Ilmiah Tahunan Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (PEROSI), Sabtu, 25 Oktober 2009, di Hotel Novotel Mangga Dua.

Verbruggen dalam presentasi yang dipandu oleh Dr. Nicholaas Budhiparama, SpOT, FICS, itu menyampaikan bahwa Soy Germ (Daidzein 50-70%) (lembaga dari kedelai) memiliki kandungan Isoflavone 5-8 kali lebih banyak daripada yang terkandung dalam Soy Bean (kacang kedelai biasa). Kadar Isoflavone yang tinggi ini memiliki kandungan Daidzein tinggi (50-70%) sebagai sumber Equol. Secara singkat, Equol (yang merupakan metabolit Daidzein) inilah yang memiliki kandungan Isoflavone yang memiliki manfaat bagi kesehatan tulang.

Equol adalah antioksidan yang sangat baik dan cepat diserap dan 50% beredar dalam bentuk bebas (Daidzein 19%, Estradiol 4,6%). Equol memiliki efek estrogenisitas yang sangat tinggi. Dengan demikian, afinitasnya terhadap reseptor osteoblast sangat baik. Oleh karena itulah maka zat ini dapat membantu mencegah penurunan densitas massa tulang dan gejala-gejala menopause yang banyak dialami perempuan di atas usia 50 tahun.

Secara lugas, Verbruggen mengatakan bahwa dibandingkan plasebo, pemberian Soy Germ (Daidzein 50-70%) akan menurunkan insiden hot flashes (wajah panas) yang disebabkan oleh gejala menopause. Efek ini terlihat setelah pemberian selama tiga bulan. Bagi kesehatan (kekuatan) tulang, dalam beberapa uji klinik memperlihatkan Soy Germ (Daidzein 50-70%) memiliki efikasi yang sangat bermakna. Pada penelitian yang dilakukan oleh Ye et al., yang dipublikasikan dalam jurnal Europa Journal of Clinical Nutrition 2006, terbukti bahwa Isoflavone dari Soy Germ (Daidzein 50-70%) mampu menurunkan risiko fraktur pada leher tulang femur, tulang lumbal, dan segitiga Ward secara bermakna. Manfaat ini diperlihatkan pada pemberian Isoflavone yang dimulai dari dosis 80 mg - 120 mg per hari.

Selain studi-studi yang telah disebutkan, Verbruggen juga memaparkan penelitian klinik skala besar yang bernama OPUS (Osteoporosis Prevention Using Soy). “Penelitian ini merupakan penelitian istimewa yang mengkaji manfaat Isoflavone bagi pencegahan osteoporosis perempuan usia di atas 40 tahun yang sudah tidak mendapat menstruasi,” ujar Verbruggen. Studi ini meneliti 135 subjek dari tiga pusat yang berbeda. Penelitian ini menguji peran suplementasi Isoflavone terhadap kekuatan tulang femur, lumbal, segitiga Ward, trochanter, dan total panggul. “Dalam studi ini juga dikaji keamanan suplementasi Soy Germ (Daidzein 50-70%),” sambung Verbruggen.

Sebagai hasil penelitian OPUS didapatkan bahwa suplementasi Soy Germ (Daidzein 50-70%) sebesar 80 mg - 120 mg per hari meningkatan densitas massa tulang pada seluruh tubuh setelah 1-2 tahun pemberian. Selain itu, peningkatan T-score pada perhitungan densitas massa tulang meningkat setelah 1 tahun pemberian Soy Germ (Daidzein 50-70%). “Hasil penting lain dalam studi ini adalah tidak ditemukan peningkatan marker tulang negatif setelah pemberian suplementasi,” ujar Verbruggen. Kondisi ini mengindikasikan tidak ada efek samping berupa keganasan tulang yang diperlihatkan. “Secara umum, pemakaian lebih dari dua tahun suplementasi Soy Germ (Daidzein 50-70%) adalah sesuatu yang aman,” tegas Verbruggen.

Sebagai kesimpulan, studi OPUS memperlihatkan bahwa pemberian Daidzein dosis tinggi akan menurunkan insidens gejala pasca-menopause dan menurunkan risiko osteoporosis primer yang disebabkan menopause. “Perlu diingat bahwa efektivitas Soy Germ (Daidzein 50-70%) ini sangat bergantung pada kondisi tulang sebelum osteoporosis,” ucap Verbruggen. Karena tingkat keamanannya yang lebih baik dibandingkan terapi sulih hormon dengan estrogen (yang mengacu pada peningkatan risiko kanker payudara) maka bahan makanan ini dapat direkomendasikan untuk pencegahan osteoporosis primer terkait menopause. Saat ini, suplementasi Soy Germ (Daidzein 50-70%) dapat dikonsumsi dengan mudah karena tersedia dalam kemasan sachet yang dicampurkan pada kalsium sitrat (kalsium yang paling mudah diserap dibandingkan preparat kalsium lainnya), vitamin K, vitamin D3, dan berbagai mineral lain. Nama produknya adalah OSSOVIT PLUS, produksi PT Interbat, dengan bahan baku yang berasal dari Frutarom. (Aswin)
 
Banner