antara lain zat putih telur, lemak, karbohi­drat, vitamin, mineral, faktor pertumbuhan, hormon, enzim, zat kekebalan, dan sel darah putih. Semua zat ini terdapa­t secara proporsional dan seimban­g satu dengan yang lainny­a (Roesli, 2007).

 Pemberian ASI yang eksklu­sif pada bayi dapat memberi­kan manfaat yang sangat banyak, baik untuk ibu maupun bayi. Namun, sayangnya, banyak orang tua yang belum sadar akan pentingnya pemberian ASI untuk anaknya. Padahal, manfaat ASI, baik dari segi ekonomi maupun segi kesehatan ibu dan anaknya, sangatlah banyak. Beberapa manfat ASI di antaran­ya meningkatkan kecerdasan anak, menambah kekebalan tubuh bayi, lebih terjamin mutunya, mencegah infeksi usus, membuat ibu lebih sehat, serta mempererat hubungan antara ibu dan anak.

Kelebihan dan manfaat ASI pada umumnya, serta kemamp­uannya dalam mencegah infeksi usus pada khususnya, telah banyak diteliti dan telah diakui secara luas di seluruh dunia. Penelitian oleh Donovan dari University of Illinois telah mengungkapkan bahwa ASI memberi efek yang baik untuk perkembangan saluran cern­a, khususnya pada usus. Banyak penelitian lain juga membuktikan bahwa pemberian ASI mengurangi insiden dan/ atau beratnya diare. Hampir 90% kematian balita ter­ja­di di negara berkembang, dan lebih dari 40% kematian tersebut disebabk­an oleh diare dan infeksi saluran napas atas, yang merupakan penyakit yang antara lain dapat dicega­h dengan pemberi­an ASI.

Pada Medika Nomor 6 Tahun ke XLI, Juni 2015 ini, dipapark­an oleh dr. Lily Gondo dari Surabaya tentang hasil penelitian yang telah dilaksanakannya dengan judul “Hubungan Pemberian ASI dan Susu Formula terhadap Kejadian Diare pada Bayi Usia 0-6 Bulan di Rumah Sakit Gotong Royong”.

Dalam penelitian tersebut didapatkan bahwa jumlah bayi yang diberi ASI saja yang menderita diare lebih sedikit dibandingkan bayi yang diberi ASI dan susu formula serta susu formula saja. Perhitungan dengan uji statis­tik Chi-Squa­re one sample dengan p<0,05 men-dapat­kan nilai signifikansi 0,00 yang berarti didapatkan hasil yang bermakna atau signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa bayi usia 0-6 bulan yang diberi ASI saja lebih sediki­t yang menderita diare, atau bayi yang diberi susu formula lebih rentan terhadap diare.

Seperti penelitian-penelitian lain yang terdahulu, penelitian oleh dr. Lily telah mempertegas keunggulan ASI dibandingkan dengan susu formula bagi bayi, terutama bayi usia 0 hingga 6 bulan.   (Julia R.)

Translate

English French German Italian Portuguese Russian Spanish