steroids
Banner
Translate
Edisi No 04 Vol XXXIX - 2013 - Fokus

Konsep Terkini Penanganan Varices dan Perdarahan Akut Varices Esophagus

 

DRAGON KHO

Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

 

Pendahuluan

Perdarahan varices esophagus merupakan komplikasi yang paling ditakuti dari hipertensi portal pada pasien sirosis hepatis.1 Satu dari 3 pasien sirosis hepatis didap­atkan mengalami perdarahan varices dalam 2 tahun pertama.2 Angka mortalitas dalam 6 minggu untuk setiap episode perdara­han ini dapat mencapai 50%.1 Faktor yang mempermudah terjadinya perdarahan varices esophagus yaitu elastisitas pembuluh darah dan tekanan intraluminal, alkoholisme, fungsi hati yang buruk, terdapatnya red wale markings per endoskopi dan ukuran varices yang besar serta hepatic venous pressure gradie­nt (HVPG) yang tinggi. HVPG didefinisi­kan sebagai gradien antara wedged hepatic venous pressure (teroklusi) dengan free hepat­ic venous pressure. Nilai normal HVPG < 5 mmHg. Varices esophagus tidak akan ter­jadi bila HVPG < 12 mmHg.3 Dikatakan hipertensi portal bila nilai HVPG > 5 mmHg, namun untuk nilai HVPG > 12 mmHg bersifat lebih signifikan untuk terbentuknya suatu varices esophagus. Penurunan nilai HVPG hingga 20% di bawah nilai awal berhubungan dengan penurunan risiko terjadinya perdarahan varices esophagus.4 Predileksi tempat varices esophagus yaitu 2-5 cm esophagus bagian distal. Bagian ini memiliki vena superfisialis yang tidak di­tunjan­g oleh jaringan sekitarnya. Penanganan varices esophagus terdiri dari 3 bagian, yaitu profilaksis primer yang bertujuan mencegah terjadinya episode perdarahan varices yang pertama kali, penanganan episode per­da­rah­a­n varices esophagus akut, serta profilak­sis sekunder yang bertujuan men­cega­h terjadinya perdarahan varices esophagus berulan­g.3

Profilaksis Primer

Penggunaan medikamentosa bertujuan untuk menurunkan tekanan portal dan tekanan intravariceal. Obat-obat yang dapat me­nurunkan aliran vena porta (vasokonstrik­to­r) dan resistansi pembuluh darah intra­hepat­ik (vasodilator) meliputi b-bloker, nitrat, a2-bloker, spironolakton, pentoksifilin, dan molsidomin. b-bloker menurunkan aliran darah splanchnic, tekanan portal, dan aliran darah kolateral esophagus. Propranolol dan nadolol merupakan b-bloker nonselektif yang sering digunakan karena memiliki efek kombin­asi, yaitu menghambat reseptor b1 adrenergik di mana akan terjadi penurunan cardiac output sehingga aliran portal juga akan menurun serta menghambat reseptor b2 adrenergik yang akan menyebabkan vasok­onstriksi pembuluh darah splanchnic. Kedua efek ini akan menurunkan tekanan portal.3

Artikel lengkap khusus PELANGGAN, silahkan Login di BERANDA.
 
Banner
Banner
http://truberx.com/?search=xnxx&x=0&y=0 red tube porn order dapoxetine
hamster porn price jelly HQ PORN X mature porn movies XXX daredorm