steroids
Banner
Translate
Edisi No 03 Vol XXXIX - 2013 - Artikel Penelitian

Penentuan Logam Berat Cr, Co, Zn, dan Hg pada Beras serta Kedelai dari Wilayah Kota Bandung

 

WORO YATU NIKEN SYAHFITRI, ENDAH DAMASTUTI, SYUKRIA KURNIAWATI

Pusat Teknologi Nuklir Bahan dan Radiometri BATAN

 

Abstract

Activity and rapid growth industrial are having contribution on heavy metal contamination in rice and soybean. Heavy metal contamination in rice and soybean can cause human health problems as its accumulated in organs. In this activity, we have performed the determination of heavy metal content in rice and soybeans that are sold in some areas of the city of Bandung. Determination of heavy metal concentration was carried out using the technique of neutron activation analysis (NAA). Samples were irradiated at the rabbit system at the reactor facility G.A Siwabessy with neutron flux ~ 1013 n.cm-2.s-1 and then counted using HPGe detector. The analysis results of Cr, Co, Zn, and Hg in kurmo rice, rice setra, and soybeans in the range of 0.129 + 0.020 – 0.602 + 0163 µg/g; 0.011 + 0.001 - 0.031 + 0.001 µg/g; 34.4 + 0.693-99.1 + 0.641 µg/g, and 0.123 + 0.036 – 0.183 + 0.073 µg/g respectively. Results obtained were in the range of concentrations in several other countries, such as India, China, Japan, Africa and Kansas USA. Hazard Quotient Cr, Co, Zn, and Hg in kurmo rice, setra rice, and soybeans gave values < 1. These indicated that kurmo rice, setra rice, and soybean in the city of Bandung are having good agreement with the recommended standards and safe for consumption.  

Key words: rice, soybean, heavy metals, NAA

 

Abstrak

Aktivitas dan pertumbuhan industri yang sangat cepat dapat memberikan kontribusi pencemaran logam berat pada beras dan kedelai. Logam berat yang terkandung dalam kedua bahan pangan tersebu­t dapat mengakibatkan gangguan kesehatan manusia. Pada kegiatan ini, telah dilakukan penentu­an kandungan logam berat pada beras dan kedelai yang dijual di beberapa wilayah di kota Bandung.  Penentuan kandungan logam berat tersebut dilakukan menggunakan teknik analisis aktivasi neutron (AAN). Cuplikan diiradiasi pada fasilitas rabbit sistem di reaktor G.A. Siwabessy dengan fluks neutron ~1013 n.cm-2.s-1, selanjutnya dicacah menggunakan detektor HPGe. Hasil analisis kandungan Cr, Co, Zn, dan Hg pada beras kurmo, beras setra, dan kedelai masing-masing berada pada rentang 0,129 + 0,020 – 0,602 + 0,163 µg/g; 0,011 + 0,001 – 0,031 + 0.001 µg/g; 34,4 + 0,693 – 99,1 + 0,641 µg/g; dan 0,123 + 0,036 – 0,183 + 0,073 µg/g. Hasil yang diperoleh secara keseluruhan masih di bawah baku mutu yang ditetapkan, dan masih berada pada rentang konsentrasi di beberapa negara Asia seperti India, China, dan Jepang, kemudian  Afrika dan Kansas USA. Hazard Quotient logam Cr, Co, Zn, dan Hg  untuk cuplikan beras kurmo, beras setra, dan kedelai masing-masing memberikan nilai < 1. Hal ini menun­jukkan bahwa beras kurmo, beras setra, dan kedelai yang dikonsumsi masyarakat di wilayah kota Bandung secara umum sesuai dengan standar yang direkomendasikan dan aman untuk dikonsumsi.

Kata kunci: beras, kedelai, logam berat, AAN

(Woro Yatu Niken Syahfirti dkk., Medika 2013, Tahun ke XXXIV, No. 3, p. 172–177)

 

Artikel lengkap khusus PELANGGAN, silahkan Login di BERANDA.
 
Banner
Banner
http://truberx.com/?search=xnxx&x=0&y=0 red tube porn order dapoxetine
hamster porn price jelly HQ PORN X mature porn movies XXX daredorm