steroids
Banner
Translate
Edisi No 12 Vol XXXVIII - 2012 - Artikel Penelitian

Angka Kematian Bayi, Angka Kelahiran, dan Angka Kematian BBLR di Bagian Perinatologi RSUD dr. Fauziah Bireuen, Aceh

 

TJUT DHARMAWATI*, ABDUL GANI*,

ATHAILLAH*,

DAN SILVIA**

*Bagian Perinatologi RSUD Dr. Fauziah Bireuen, NAD

** Staf MCHIP 

 

Abstract

This study was conducted in Perinatology room at dr. Fauziah Hospital of Bireuen, NAD. The study was retrospectively to find infant mortality rate (IMR), the prevalence of low birth weight baby and the mortality of low birth weight baby in years 2010 and 2011. We found the IMR was 37 per thousand in 2010 and decrease to 31 per thousand in 2011. But those were still high and we must making every effor­t in health service to reach IMR of 9 per thousand as MDGs in 2015.

Prevalence of premature birth, there were 21,35% in 2010 and 17,63% in 2011. These were higher than at some region in Indonesia but lower than some other region in Indonesia. Whole the mortality rate of low birth weight baby in Perinatology room at dr. Fauziah Hospital in Bireuen NAD in years of 2010 and 2011 were 11,8% and 10,4% restrictively.

Tables are presented for data’s of IMR, prevalence of low birth weight baby and mortality of low birth weight baby were decrease from year of 2010 to year of 2011. But those were far of The Program of The Government in Children’s Health in 2015. So we, especially the medical providers still have to do hard work to making every effort in children’s health to reach Indonesia Sehat.

Keywords: infant mortality rate, low birth weight baby, MDGs

 

Abstrak

Penelitian ini dilakukan di ruang Perinatologi di Rumah Sakit dr. Fauziah Bireuen, NAD. Penelitian dilakukan dengan metode retrospektif untuk menemukan angka kematian bayi (AKB), prevalensi Bayi Berat Lahir Rendah dan Kematian Bayi Berat Lahir Rendah pada 2010 dan 2011. Kami menemukan AKB sebesar  37 per 1000 pada 2010 dan menurun menjadi 31 per 1000 pada 2011. Tetapi, angka tersebut masih tinggi sehingga harus melakukan berbagai upaya pelayanan kesehatan untuk mencapai AKB 9 per 1000 sesuai dengan targer MDGs pada 2015.

Prevalensi kelahiran prematur sebesar 21,35% pada 2010 dan 17,63% pada 2011. Jumlah ini lebih tinggi daripada di beberapa daerah di Indonesia, tetapi lebih rendah daripada beberapa daerah lain di Indonesia. Total angka kematian bayi berat lahir rendah di ruang Perinatologi rumah sakit dr. Fauziah Bireuen, NAD, pada 2010 dan 2011 adalah 11,8% dan 10,4%. Angka ini masih jauh dari harapan pemerintah dalam bidang kesehatan anak pada 2015. Oleh karena itu, kita (terutama penyedia layanan medis) masih harus bekerja keras untuk mencapai Indonesia Sehat.

 

Kata kunci: Angka kematian bayi, Bayi berat lahir rendah, MDGs

(Tjut Dharmawati dkk., Medika 2012, Tahun ke XXXVIII, No. 12, p. 912–917)

Artikel lengkap khusus PELANGGAN, silahkan Login di BERANDA.
 
Banner
Banner
http://truberx.com/?search=xnxx&x=0&y=0 red tube porn order dapoxetine
hamster porn price jelly HQ PORN X mature porn movies XXX daredorm