| Edisi No 12 Vol XXXVII - 2011 - Saripati |
Risiko Kematian Mendadak Tak Terduga pada Pasien Epilepsi yang Diberi Terapi Antiepileptik Ajuvan untuk Kejang Refrakter: Meta-analisis Uji Coba Teracak Terkontrol Plasebo
Ryvlin P, Cucherat M, Rheims S; The Lancet Neurology, Early Online Publication, 20 september 2011.
Sudden unexpected death in epilepsy (SUDEP) merupakan penyebab kematian utama pada pasien dengan kejang refrakter. Tidak ada intervensi berbasis bukti untuk mencegah SUDEP. Peneliti mendalilkan bahwa pengumpulan data dari uji coba teracak terkontrol plasebo pada pasien dengan kejang refrakter akan menggambarkan insiden SUDEP yang lebih rendah pada pasien yang menerima obat antiepilepsi (AEDs) pada dosis efektif dibandingkan dengan mereka yang menerima plasebo. Peneliti menelusuri Medline dan Cochrane Library untuk penyelidikan uji coba teracak AED dalam pengobatan add-on resistansi obat epilepsi pada orang dewasa. Peneliti mengekstraksi jumlah dan penyebab kematian pasien yang diberikan AED dengan dosis melebihi dosis efektif dibandingkan plasebo dalam melawan kejang, dosis AEDs yang tidak efektif, dan plasebo. Dalam analisis primer, peneliti membandingkan kejadian definitif atau probable SUDEP pada pasien yang diberikan dosis efektif AED dan mereka yang diberikan plasebo menggunakan metode Mantel-Haenszel, dengan meng-eksklusi studi tanpa kejadian SUDEP.Selengkapnya, silahkan baca di edisi cetaknya...







