| Edisi No 12 Vol XXXVII - 2011 - Editorial |
Perasan Tomat dan Uranium
Ginjal adalah organ yang sangat peka dan mudah rusak akibat radiasi internal yang membuat pembelahan sel-sel penyusun jaringan ginjal tertunda atau tidak sempurna. Paparan uranium pada hewan dan manusia terbukti bersifat nefrotoksik terhadap tubulus ginjal dan glomerulus sehingga dapat menyebabkan penyakit ginjal. Dalam dosis kecil, uranium menyebabkan luka pada glomerulus dengan nekrosis koagulasi dan udema kapsular serta penyumbatan pembuluh eferen dan degenerasi hialin.
Sementara, tidak banyak yang tahu bahwa setiap orang telah terpapar uranium dosis kecil melalui makanan, udara, dan air yang tersebar di lingkungan sekitar kita. Radiasi dapat berefek langsung dalam bentuk ionisasi pada materi dan tidak langsung dalam bentuk radikal bebas akibat interaksi radiasi serta media air dengan materi dan membentuk senyawa lain. Lycopersicum esculentum Mill atau tomat adalah terma berbuah buni yang diketahui mempunyai kandungan vitamin C, vitamin E, dan likopen. Kumpulan bahan yang berkhasiat antioksidan tersebut berfungsi menangkap senyawa radikal bebas dan mencegah reaksi berantai akibat radiasi. Perasan tomat dapat mengurangi kerusakan sel ginjal akibat paparan uranium yang dapat mengurangi kerusakan ginjal lebih lanjut.
Editorial Medika No. 12 Tahun ke XXXVII, Desember 2011, ini membahas hasil penelitian Ediati Sasmito dari Fakultas Farmasi Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, dan Zainul Kamal dari PTAPB BATAN, Yogyakarta. Artikel tersebut berjudul ”Pengaruh Pemberian Perasan Tomat terhadap Histopatologi Ginjal Tikus Jantan yang Terinduksi Uranium.” Untuk mengetahui perubahan yang terjadi, para peneliti melakukan pemeriksaan makroskopis terhadap organ ginjal yang diambil dari hewan uji. Kondisi makroskopis ginjal diamati ketika pembedahan dan pengambilan organ, dengan cara membandingkan dengan organ ginjal normal. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan mikroskopis untuk menilai kerusakan ginjal tingkat seluler setelah pemberian senyawa nefrotoksin uranium dan perlakuan pemberian perasan tomat. Gambaran mikroskopis sel ginjal dijadikan petunjuk daya proteksi perasan tomat terhadap kelainan sel ginjal.







