| Edisi No 12 Vol XXXVII - 2011 - Dari Redaksi |
Refleksi dan Introspeksi Memasuki Akhir Tahun
Hari demi hari, bulan demi bulan, sudah terlampaui. Banyak keberhasilan yang sudah dicapai, banyak kebaikan sudah ditebar, banyak kemudahan sudah didapat, namun ada juga kegagalan, keburukan, dan kesulitan yang menghalangi. Memang sudah menjadi fitrah manusia melakukan kesalahan, tapi sebaiknya kesalahan dan kegagalan di masa lampau menjadi bahan refleksi dan introspeksi agar tidak terulang pada masa yang akan datang.Menjelang akhir tahun ini, ada baiknya kita melakukan refleksi dan introspeksi diri. Kata “refleksi” yang berasal dari Bahasa Inggris reflect artinya “menggambarkan, membayangkan, mencerminkan.” Dari arti kata tersebut, kita dapat melakukan suatu refleksi akhir tahun terhadap sesuatu yang telah dicapai dan yang belum tercapai.
Dengan refleksi kita dapat membayangkan apa saja yang telah kita lakukan sejak awal tahun sampai menjelang tutup tahun ini. Sepanjang tahun ini, bagaimana keberhasilan yang kita raih. Bila Anda berkedudukan sebagai karyawan maka Anda dapat menilai sejauh mana kinerja selama setahun penuh menjadi karyawan. Sudah optimal atau masih jauh dari target yang ditentukan. Mungkin secara nyata kinerja Anda akan terlihat dari penilaian atasan yang diwujudkan dengan kenaikan pendapatan. Di balik itu, pencapaian kinerja yang sesungguhnya hanya dapat diketahui oleh pegawai yang bersangkutan.







