Banner
Translate
Edisi No 07 Vol XXXV - 2009 - Artikel Penelitian

Peningkatan Kandungan Cadmium pada Ikan Laut di Tempat Pelelangan Samudra Muara Baru

DJARISMAWATI DAN KHADIJAH

Puslitbang Departemen Kesehatan RI

Abstract

Fish is a source of essential protein that can be consumed daily by people as a complement of their staple food instead of other sources of protein from plants to fulfill their needs of nutrition food. Therefore, fish should be free from any contaminant including cadmium to avoid food poisoning. A study was conducted in 2003 to examine the levels of cadmium in sea fish using Atomic Absorption Spectrophotometer. Some 45 samples were taken from three species of fish, namely Chanos-chanos, Atherinia duodeunalis, and Pampus chinansis. The result was compared to the similar study that has been carried out 1998 accordingly. The study revealed that there were increases of the levels of cadmium in all species of fish. Cadmium in Chanos-chanos increased by 20%, Atherinia duodeunalis rose by 48% and Pampus chinansis increased by 23.8%. However the increase of body weight did not followed by the increase of the levels of cadmium. The study suggested that there is a need of further study to determine the source of cadmium contamination that might occur in the habitat of sample fish. Keywords: cadmium, fish, fish auction.

Abstrak

Ikan merupakan sumber protein hewani yang sangat baik dan mudah didapat oleh masyarakat sebag­ai bahan pelengkap yang ideal selain makanan jenis biji-bijian dan serat yang pada umumnya banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Untuk itu, perlu diperhatikan mutu dari ikan tersebut. Namun, hasil penelitian 1998 menunjukkan bahwa ikan laut segar sudah tercemar logam cadmium melebihi batas maksimum yang diperbolehkan WHO, yaitu 0,2 ppm.1 Penelitian ini dilakukan di tempat Pelelangan Ikan Samudra Muara Baru, Jakarta Utara, pada 2003. Tujuan penelitian ini adalah untuk meliha­t peningkatan kandungan logam cadmium dalam ikan laut segar setelah 5 tahun. Juga untuk melihat hubungan antara berat badan ikan dengan kandungan cadmium di dalam tubuhnya, serta kandun­gan cadmium pada masing-masing jenis ikan. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan kadar cadmium pada ikan kembung 48%, ikan bawal 23,8%, dan ikan bandeng 20%. Kesimpulannya, tidak ada hubungan antara berat badan ikan dengan kandungan cadmium dalam tubuh ikan. Penelitian ini menyarankan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui sumber pencemaran cadmium yang mungkin terja­di di dalam habitat ikan. Kata kunci: cadmium, ikan laut, pelelangan ikan.

(Djarismawati dan Khadijah, Medika 2009, Tahun ke XXXV, No. 7, p. 447–451)

Artikel lengkap khusus PELANGGAN, silahkan Login di BERANDA.
 
Banner