Banner
Translate
Edisi No 11 Vol XXXV - 2009 - Artikel Penyegar

Hipertensi Primer: Patofisiologi dan Tata Laksana Klinis

SANY RAHMAWANSA SISWARDANA

Dokter Umum Rumah Sakit Krian Husada, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Jawa Timur

Pendahuluan

Hipertensi adalah salah satu faktor risiko penyakit jantung koroner yang kurang diwaspadai karena bersifat asimtomatis. Banyak penderita yang mengabaikan perjalanan lanjut hipertensi sehingga disebut juga pembunuh tersembunyi. Pengelolaan penyakit hipertensi memerlukan pengetahuan tentang patogenesis dan karakteristik berbagai obat hipertensi, mengingat pilihan obat harus disesuaikan dengan indikasi serta karakteristik setiap individu.

National High Blood Pressure Education Program yang dibentuk oleh Joint National Committee selalu berupaya memperbaiki panduan tata laksana hipertensi dengan mengadakan berbagai penelitian terkini. Data berbagai obat yang disertakan dalam panduan tidak hanya bermakna secara statistik, tetapi juga berpotensi secara klinis.1 Pada dasarnya, tujuan utama manajemen hipertensi adalah mempertahankan tekanan darah pada kondisi optimal untuk mencegah komplikasi pada berbagai target organ sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup penderita. Proporsi penderita hipertensi primer dilaporkan lebih dari 85% dari seluruh penderita hipertensi.2 Sebagai faktor risiko penting penyakit kardiovaskular, hipertensi harus diobati secara dini untuk memperlambat progresivitas aterosklerosis dan mengurangi risiko gagal jantung.3-5

Artikel lengkap khusus PELANGGAN, silahkan Login di BERANDA.
 
Banner