steroids
Banner
Translate
Edisi No 05 Vol XLI - 2015 - Artikel Penyegar

Kebijakan TB DOTS dan Realisasinya

 

MUHAMAD ANGKI

FIRMANSYAH

Kepala IGD Rumah Sakit Darmo, Surabaya

 

Pemberatasan tuberkulosis (TB) dengan strategi DOTS (Directly Observed Treatment, Short-Course) telah dilaksa­na­kan selama 20 tahun sejak pertama kali dikenalkan pada 1995. Dalam rentang waktu tersebut, telah banyak dilakukan penyesuaian dalam penerapan strategi DOTS untuk meningkatkan keberhasilan program. Namun, hingga saat ini TB masih merupakan masalah kesehatan masyarakat dunia yang belum tertangani dengan baik.

 
Edisi No 08 Vol XLI - 2015 - Artikel Penelitian

Hubungan antara Penggunaan Kontrasepsi Hormonal dengan Kejadian Stroke Iskemik

 

BERNADET DHANNI WULANDARI SARWONO, RIZALDY PINZON, ESDRAS ARDI PRAMUDITA, SUGIANTO

Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duta Wacana/Rumah Sakit Bethesda, Yogyakarta

 

Abstrak

Stroke merupakan salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan di dunia. Stroke dibagi menjadi 2 berdasarkan patofisiologinya, yaitu stroke iskemik dan stroke hemoragik. Faktor risiko terjadinya stroke dapat dibagi menjadi dua, yaitu faktor risiko yang dapat dimodifikasi dan faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi. Salah satu faktor risiko yang dapat dimodifikasi adalah penggunaan kontrasepsi hormonal. Penelitian terdahulu masih menjadi kontroversi.

 
Edisi No 08 Vol XLI - 2015 - Fokus

Meningkatkan Efisiensi Penegakan Diagnosis Akhir dari Fever of Unknown Origin

 

NALDO SOFIAN

 Dokter PTT Pusat di Puskesmas Magepanda, Kabupaten Sikka – Nusa Tenggara Timur

 

Pendahuluan

Fever of Unknown Origin (FuO) menjadi sebuah tantangan diagnosis bagi para klinisi. Dalam periode waktu yang cukup singkat, FuO tidak dapat ditegakkan sehingga rujukan pastilah menjadi jalan termudah seorang klinisi bagi pasiennya untuk mendapatkan manajemen di fasilitas yang lebih

 
Edisi No 08 Vol XLI - 2015 - Artikel Konsep

Alopesia Androgenetik pada Laki-Laki

 

DESAK NYOMAN

TRISEPTI UTAMI

 Dokter Umum di Denpasar,

Bali, Indonesia

 

Pendahuluan

Alopesia androgenetik pada laki-laki, dikenal juga dengan male pattern baldness, adalah penyebab tersering kerontokan rambut pada laki-laki.1,2,3 Hal tersebut dikhususkan karena progresi dari kerontokan rambut yang terjadi berpola.1 Pola kerontokan berbeda dengan perempuan dan prevalensi pada perempuan lebih rendah. Onset androgenik alopesia sangat bervariasi,

 
Telusur
Login



*Khusus untuk pelanggan
Jurnal Medika edisi cetak.
Pengunjung Online
Kami punya 478 tamu online
Banner
Banner
http://truberx.com/?search=xnxx&x=0&y=0 red tube porn order dapoxetine
hamster porn price jelly GoalPorn
AmateurBoard
FlooPorn

xhamster

Blowjob porn adultsex