Banner
Translate
Edisi No 01 Vol XXXVIII - 2012 - Artikel Penelitian

Apakah Saya Berisiko Stroke ? Uji Coba Kemampulaksanaan Program Prevensi Primer Stroke di Komunitas

 

RIZALDY PINZON

SMF Saraf RS Bethesda Yogyakarta.

 Abstract

Stroke is the leading cause of death and disability. Effective population based strategies for health promotion and disease prevention are seen as critical to countering widespread and growing epidemics of obesity, hypertension, diabetes, heart disease, and stroke.

 
Edisi No 01 Vol XXXVIII - 2012 - Artikel Penyegar

Perdarahan Saluran Makanan Bagian Atas Non-varises

 

ZULKHAIRI

SMF Penyakit Dalam Rumah Sakit Bhayangkara Tk II Medan.

 

Pendahuluan

Perdarahan saluran makanan bagian atas (PSMBA) atau perdarahan gastrointes­tin­al bagian atas termasuk kasus emergensi di bidang gastroenterologi. Topik ini tetap menarik untuk diikuti perkembangannya karena sering dijumpai kasusnya dalam perawatan pasien di rumah sakit. Setiap dokte­r penyakit dalam atau dokter umum wajib mengetahui penatalaksanaannya.

 
Edisi No 01 Vol XXXVIII - 2012 - Fokus

Peran Sitikolin untuk Tata Laksana Stroke Iskemik Akut

 

HAYATUN NUFUS

Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia

 

Stroke adalah salah satu penyakit yang menyebabkan kecacatan dan kematian dengan trend semakin meningkat. Pada tata laksana stroke iskemik akut, selain trombolisis dan intervensi vaskular, pemberian neuroprotektor seperti sitikolin mampu menghambat meluasnya kerusakan di otak dan mempercepat penyembuhan. Guideline stroke Perdossi 2011 menyarankan dosis tinggi sitikolin 2000 mg/hari IV dan diteruskan 2000 mg/hari dalam 3-4 minggu.

 
Edisi No 01 Vol XXXVIII - 2012 - Artikel Konsep

Perlindungan Radiologis pada Anggota Masyarakat Pasca-kecelakaan Nuklir Fukushima

 

MUKHLIS AKHADI

Peneliti Utama di Pusat Teknologi Keselamatan dan Metrologi Radiasi – BATAN.

 

Pendahuluan

Pada 11 Maret 2011 pukul 05.46 GMT (1246 WIB), gempa dengan kekuatan 9,0 skala Richter mengguncang pantai timur laut Pulau Honshu, Jepang. Pusat gemp­a berada di kedalaman 24 kilometer di bawah laut yang berjarak 130 kilometer dari kota Sendai. Gempa ini memicu terjadinya gelombang pasang tsunami yang menjalar ke berbagai wilayah dengan kecepatan 800 kilome­ter perjam.1

 
Telusur
Login



*Khusus untuk pelanggan
Jurnal Medika edisi cetak.
Pengunjung Online
Kami punya 23 tamu online
Statistik Pengunjung
68298
Hari IniHari Ini20
Minggu IniMinggu Ini802
Bulan IniBulan Ini4370
TotalTotal68298
Banner